Reportase D.I.Y FEST Part 2

Sabtu Minggu 26-27 juni 2010 @ Museum Tekstil Palembang

Sebelumnya pertemuan-pertemuan menjelang D.I.Y fest. Part 2 terus dilakukan diantara komunitas dan individu-individu terlibat dalam pengorganisasian event ini. Membicarakan berbagai hal; mulai dari kebutuhan apa saja yang diperlukan, acara yang akan direalisasikan, soal waktu dan tempat juga turut dibicarakan, dan berbagai hal lainnya yang menyangkut event ini. Banyak perubahan yang terus terjadi seperti dari soal waktu dan tempat dan juga acara yang akan di realisasikan.

Hari Jumat, 25 juni 2010, semua komunitas dan individu-individu yang terlibat sepakat untuk berkumpul di museum textil tempat dimana DIY fest part 2 akan diadakan. Untuk mempersiapkan kebutuhan-kebutuhan yang akan digunakan, seperti: meja, kabel, terpal, palu, paku, pengeras suara. Sebagian kawan-kawan sudah memajang karya-karyanya. Komunitas yang terlibat pada D.I.Y fest. Part 2 kali ini cukup banyak, ada: FNB Palembang, Komunitas Lubang Jarum, Kolektif Perempuan, Jiwa Muda, Teater akar, Komunitas Fotografi, Palembang Street Imaginator.

Hingga menjelang tengah malam persiapan-persiapan yang dilakukan terus berlangsung. Kawan-kawan dari Lampung hadir saat itu juga ikut membantu persiapan yang dilakukan.  Semuanya terlihat begitu bersemangat. Hilir mudik kendaraan yang membawa berbagai kebutuhan kegiatan terlihat datang silih berganti. Semuanya berlomba dengan waktu sama persis seperti saat D.I.Y fest. Part 1 direalisasikan. 
Hari Pertama D.I.Y fest. Part 2



Kegiatan hari ini dibuka tepat pukul 10.00. Kali ini  diawali  dengan suguhan berbagai macam pameran, seperti: Ilustrasi, Fotografi, Junk Art, dan Kolase. Berapa pengunjung terlihat telah datang dan menikmati  karya yang dipamerkan sambil berbincang-bincang santai.

Pukul 12.30, kawan-kawan dari Komunitas Lubang Jarum Palembang mulai berbagi cara pembuatan kamera lubang jarum. Kamera yang terbuat dari kaleng dengan lubang sebesar jarum ini dapat menghasil foto yang keren dengan bantuan sinar matahari. Bahan yang dibutuhkan pun cukup sederhan, seperti: Kaleng bekas, cat seprot warna hitam, plat minuman kaleng untuk lensa, lakban hitam.

Pukul  14.00, dilanjutkan dengan pembacaaan puisi dan pementasan teater monolog oleh kawan-kawan Teater Akar yang cukup menghipnotis pengunjung yang  muali ramai saat itu.

Pukul 15.00, pertunjukan Game of Skate dari kawan-kawan PSI pun telah dimulai. Hari pertama ini juga dilakukan pendistribusian gratis E-book, film, dan juga berbagai sofware. Cukup menyiapkan flashdisk lalu copy paste datanya, sederhana. Selain itu juga ada lapak yang mendistribusikan berbagai marchandise dan juga zine, yang dapat dibeli ataupun di barter.

Pukul 16.00, suara motor yang membawa makanan terlihat masuk di parkiran. Waktu yang pas saat perut memang sudah terasa lapar. Saatnya nikmati Sup buatan kawan-kawan FNB sebagai amunisi untuk malam nanti sambil menikmati pertunjukan Game of Skate yang masih berlangsung.

Pukul 18.30, setelah beristirahat sejenak terlihat perlengkapan untuk pemutaran film telah disiapkan; infocus, speaker, laptop, dan juga film yang akan diputar malam ini. Tapi agak terhambat dengan daya kerja infocus yang lambat, untung tangan ajaib berhasil menjawab masalahnya.

Pukul 21.00, usai pemutaran film kegiatan hari ini di tutup dengan diskusi hingga larut malam.

Hari Kedua D.I.Y fest. Part 2



Seperti dengan kemarin hari, kegiatan hari ini dibuka pada waktu yang sama.  Begitu juga beberapa kegiatan yang hadir kemarin hari pun tetap ada pada hari ini, seperti: pameran karya seni, lapak distribusi merchandise dan zine, serta lapak diskusi.

Pukul 11.00, jadwal awal kegiatan hari ini adalah workshop Junk Art. Berbagi bagaimana caranya membuat aneka bentuk mainan dari barang-barang bekas yang ada di sekitar kita.

Pukul 13.00, workshop pembuatan kompor manual. Berbagi tentang cara membuat kompor dari kaleng bekas.

Pukul 14.00, pembacaan puisi oleh teater akar tetap saja mempesona para pengunjung hari ini walau harus menikmatinya dibawah mendung dan rintik hujan.

Pukul 15.00, workshop pembuatan pupuk organik dengan mengunakan media dari sampah makanan, seperti; buah-buahan dan sayuran.

Pukul 16.00, acara musik akhirnya dimulai. Penampilan pertama dibuka oleh Titik jenuh yang memawakan beberapa lagu dari mereka yang sudah tidak asing lagi, seperti: ‘Bunga dan Tembok’, ‘Badut Pembunuh’, ‘Penjaga Stabilitas’. Kemudian dilajutkan dengan penampilan Just Like Yesterday yang memberikan nuasa lebih lembut. Dilanjukan kembali oleh Youth Engine yang kembali menghangatkan suasana dengan teriakan dari lagu ‘Mesin Muda’ dan beberapa lagu lainnya. Selain  itu juga ada The Black Currant yang tampil dengan tembang-tembang rock n roll-nya. Kini giliran ‘Serigala Sriwijaya’, penampilan Disco Shit semakin memanaskan  suasana sore itu. Tembang-tembang yang sudah tidak asing lagi kembali terdengar, seperti: ‘Teror Mental’, ‘Jalang’, ‘Jadi Gila’, ‘Protes Krass’.

Pukul 19.00, kegiatan diisi dengan diskusi yang membahas mulai dari berbabagai hal tentang D.I.Y itu sendiri sampai pada berbagai hal lainnya menyangkut pengorganisasian event D.I.Y fest. Part 2. Kemudian dilanjutkan dengan agenda pemberesan tempat. Event D.I.Y fest. Part 2 kali ini resmi tutup.


Sampai ketemu tahun depan, di D.I.Y fest. Part 3.