Katergori Dalam Zine

“Mereka menulis tentang seks, musik, politik, TV, film, kerja, makanan atau apapun lah. Mereka adalah para perusak daftar isi majalah yang baik, serta terobsesi oleh banyak obsesi. Mereka luar biasa, juga biasa saja. Mereka berisi keanehan-keanehan yang untungnya karena keanehan-keanehannya diluar sana makanya mereka lega.”-Chip Rowe-

Sebuah zine lahir dengan keragamannya masing-masing yang berangkat dari latar belakang kebutuhan dan keinginan yang berbeda dari pembuatnya. Ada zine lahir bagi kebutuhan sebuah komunitas. Ada yang menjadi menjadi media komunikasi bagi mereka yang memiliki sedikit waktu untuk dapat berkomuni- kasi dengan banyak orang secara langsung. Ada zine yang menjadi media bagi ide-ide dari sebuah kelompok. Ada zine yang menjadi outlet bagi karya-kaya dari seorang ilustrator. Ada zine yang menjadi media pelampiasan emosinal. Ada zine yang menjadi tempat untuk membahas zine itu sendiri. Keragaman yang ada ini melahirkan berbagai kategori dalam zine untuk menjelaskan isi dari sebuah zine.
Fanzine, merupakan kategori zine yang paling besar dan paling tua sehingga banyak orang yang menganggap zine adalah fanzine. Fanzine adalah media yang merepresentasikan ketertarikan suatu komunitas terhadap suatu genre budaya. Ada beberapa sub kategori yang terdapat pada fanzine: 
  • Fiksi ilmiah dimulai pada tahun 1930-an, publikasi dari dan untuk penggemar fiksi ilmiah dan merupakan zine pertama. Walau sekarang jumlahnya sedikit namun eksistensinya merupakan yang paling solid dalam dunia zine. 
  • Musik, biasanya lebih fokus pada suatu band, individu musisi atau suatu genre tertentu. Kebanyakan zine ini adalah zine HC/PUNK. Zine ini jenis yang paling besar di dunia. 
  • Olah raga, tidak terlalu populer kecuali di Inggris dimana sepakbola merupakan kegemaran yang umum sehingga banyak zine tentang sepakbola dan tim favorit. Di Amerika zine olah raga yang umum adalah baseball, surfing, skateboard dan gulat bebas. 
  • Televisi dan film, memfokuskan diri pada entertainment yang populer maupun tidak. 
  • Game, populer pada era 90-an, sejak game dari Nintendo atau Sony merajai dunia video game. Biasanya terdapat review mengenai game baru dan tips permainan Sex, masalah seksual adalah sesuatu yang tak pernah disoroti secara terbuka, zine dalam kategori ini membahas mengenai dunia seputar seks.
Zine personal, zine sebagai diari personal yang terbuka bagi publik, berbagi catatan harian atau berbagi pendapat, pandangan pribadi atau pengalaman hidup.

Zine politik P besar, zine politis dengan menyatakan definisinya melalui definisi tradisional, seperti: Komunisme, Anarkisme, Sosialisme, Ekologisme, Feminisme, Queer dan sebagainya.

Zine politik P kecil, zine yang membahas masalah politis dalam segi kultural ataupun yang tidak mendefinisikan kategori politis tradisional- nya seperti dalam kategori Politik dengan 'P' besar.

Zine Artwork dan Komik, zine yang fokus utama zine-nya berupa komik atau berupa artwork.

Zine jaringan, zine yang berkonsentrasi pada review dan publikasi zine, music, seni rupa, dan segala kultur underground.

Zine horor dan ruang angkasa, zine yang berisi teori-teori konspirasi dan tema-tema seperti UFO, serial killer. Hampir seperti tabloid hanya lebih dalam pembahasannya .

Zine agama dan kepercayaan, zine yang fokus pada ketertarikan suatu agama atau hal spiritual. Termasuk paganisme, satanisme dan lain-lain.

Zine Literer, zine yang fokus utamanya berupa kumpulan cerita pendek atau puisi.

Banyak lagi kotegori-kategori yang ada dalam zine tapi hal ini bukanlah menjadi sebuah patokan untuk membuat sebuah zine. Setiap orang dapat membuat sebuah kategori baru dari sebuah zine sesuai dengan apa yang ada dalam zine yang ia buat.

Zine yang melahirkan kategorinya bukan kategori yang melahirkan zine.